JAHE Merah | Tanaman Rimpang Dengan Segudang Manfaat



Jahe Merah adalah jenis lain dari jahe yang banyak kita ketahui secara umum. Jika kita coba bandingkan dengan jenis jahe biasa ada beberapa jenis perbedaan antara jahe merah dan jahe biasa. Jahe merah mempunyai nama ilmiah Zingiber officinale Var. rubrum. Dari namanya tentu saja jahe tersebut berwarna kemerahan dan bagian dalamnya berwarna merah muda sampai kuning. Jika jahe biasa mempunyai bentuk yang lumayan besar maka tidak pada jahe merah. Jahe merah mempunyai bentuk yang kecil - kecil. Dari segi rasanya pun berbeda dimana jahe merah cenderung memiliki rasa yang lebih pahit dan pedas.

Seperti halnya jahe biasa yang banyak kita jumpai di negara tropis termasuk Indonesia maka jahe merahpun demikian. Soal kandungan zat di dalamnya, jahe merah juga memiliki kandungan zat seperti Gingerol, anti aflamasi, flavonoid,  anti oksidan,  dan juga bermanfaat untuk kesehatan.



Kandungan zat senyawa aktif yang banyak dalam jahe merah membuatnya banyak memberikan manfaat untuk menjaga kesehatan. Di antara manfaat dari jahe merah yakni sebagai berikut :

A. Mengatasi Dan Mencegah Masalah Pencernaan

Sakit perut adalah keluhan paling banyak yang di alami dalam masalah pencernaan. Kandungan ekstrak dari minyak jahe merah berfungsi sebagai anti bakteri yang dapat melawan berbagai macam jenis bakteri jahat dalam pencernaan seperti bakteri E coli, bakteri Salmonella enteriditis dan  Staphylococcusaureus. Selain pencernaan jahe merah juga berkhasiat untuk mengatasi demam dan flu. Efek hangat dari jahe merah akan dengan cepat memberikan kenyamanan pada tubuh sehingga mempercepat proses penyembuhan demam dan juga flu.

B. Mengatasi Dan Meredakan Radang Otot


Berbagai macam kandungan zat senyawa dalam jahe merah dapat berfungsi sebagai anti aflamasi atau peradangan sehingga dapat membantu tubuh dalam melawan peradangan otot akut maupun kronis. Zat senyawa aktif dalam jahe merah seperti gingerol, gingerdione, dan zingeron dapat menghambat enzim siklooksigenase dan lipoksigenase yang pada gilirannya dapat menurunkan leukotrien dan prostaglandin yang menjadi pemicu atau penyebab terjadinya peradangan. Selain itu Jahe merah juga mengandung zat oleoresin yang lebih tinggi dari jahe biasa, di mana kita ketahui kalau zat oleoresin ini juga dapat bekerja sebagai anti aflamasi.

Hasil dari penelitian pun telah di publikasikan untuk membuktikan efek jahe pada peradangan. Sebuah hasil penelitian yang dilakukan pada seorang atlet olahraga (Sepak takraw)  membuktikan bahwa pemberian ekstrak jahe merah selama sepuluh hari secara rutin mampu mengurangi timbulnya nyeri otot pada atlet sepak takraw tersebut.

C. Meningkatkan Fertilitas (Kesuburan) Pada Laki - Laki

Jahe merah ternyata juga memiliki kandungan zat anti oksidan dan mempunyai aktivitas androgenik. Dalam penelitian di sebutkan bahwa jahe merah dapat meningkatkan hormon testoteron pada laki - laki dimana hormon testoteron sangat berperan dalam kesuburan laki - laki.

Demikianlah manfaat jahe merah yang perlu kita ketahui. Mudah - mudahan artikel ini semakin menambah wawasan kita tentang tanaman obat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan tubuh.

Post a Comment

0 Comments