Kumpulan Artikel Tentang Kesehatan | Jenis Kecelakaan Yang Sering Terjadi Dan Pertolongannya


Source picture : pixabay

Seperti kita ketahui bahwa esensi dari pertolongan pertama pada kecelakaan adalah untuk mencegah keadaan bertambah buruk sebelum korban mendapatkan perawatan yang lebih intensif dari tenaga medis. Pada artikel kali ini kita akan mempelajari beberapa jenis kecelakaan yang sering terjadi dan bagaimana cara penanganan serta pertolongannya.

A. Pendarahan


Pendarahan hebat yang di alami oleh korban jika tidak segera mendapatkan pertolongan sangat membahayakan jiwanya. Terlebih jika pendarahan yang terjadi adalah pendarahan yang keluar melalui pembuluh darah besar karena bisa mengakibatkan kematian dalam jangka waktu sekitar 3-5 menit saja.

Bagaimana cara memberikan pertolongan kepada korban yang mengalami pendarahan hebat tersebut ?

Cara pertama yang bisa kita lakukan adalah dengan cara mengikat kuat - kuat pada bagian yang mengalami pendarahan dengan menggunakan apa saja yang ada di sekitar kita. Kita bisa menggunakan kain, dasi, tali atau apa saja yang bisa di pakai untuk mengikat dengan kuat. Tekan dengan kain kuat - kuat pada pada bagian yg luka tersebut kemudian ikatlah dengan peralatan tadi sekuatnya. 

Kemudian cara yang kedua adalah jika memungkinkan posisikan bagian luka yang mengalami pendarahan lebih tinggi dari tubuh (jantung) kita. Hal tersebut untuk mengurangi tekanan pompa dari jantung dan sedikit mengurangi pendarahan.

Berikut ini adalah contoh tindakan penanganan terhadap pendarahan yang terjadi di luar tubuh. Pendarahan di luar tubuh biasanya di barengi dengan cedera pada bagian kulit. Luka pada bagian luar tubuh bisa terjadi karena beberapa hal, misalnya karena tertusuk benda tajam, tersayat dan tergores benda tajam.

Tindakan penekanan pada luka di luar tubuh sebagai berikut :
  • Letakkan kain tebal yang bersih ( lebih bagus lagi yang steril), seperti saputangan, lembaran kain atau potongan kain langsung pada bagian yang luka. Kemudian secara perlahan tekan dengan telapak tangan. Jika terpaksa tidak ada kain, kita bisa menggunakan jari kita untuk melakukan penekanan pada luka tersebut.
  • Teruslah melakukan tekanan secara konstan.
  • Jangan melepas kain yang di pakai untuk menekan luka korban.
  • Jika darah telah memenuhi atau membasahi seluruh bagian kain yang di pakai untuk menutupi luka jangan lepaskan kain tersebut, tetapi tambahlah dengan kain yang baru di atasnya. Kemudian terus lakukan penekanan dengan konstan.
  • Jika pendarahan telah berkurang atau berhenti, kita bisa menggunakan perban untuk mengikat kain penutup luka tersebut.
B. Luka

Definisi dari luka adalah rusaknya kesatuan atau komponen jaringan, di mana secara spesifik ada bagian jaringan yang rusak ataupun hilang. Ada beberapa jenis luka yang perlu kita ketahui agar kita tidak keliru dalam memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan.

Berikut ini adalah jenis - jenis luka dan penanganannya, yaitu sebagai berikut :

1. Luka Lecet (Vulnus Excoriasi)
Jenis luka ini tingkat rasa nyeri yang di rasakan oleh korban biasanya lebih tinggi jika di bandingkan dengan luka robek, karena luka lecet ini biasanya terjadi di bagian ujung syaraf - syaraf nyeri yang terdapat pada kulit.

Cara penanganan luka seperti adalah:
  • Bersihkan luka lebih dahulu dengan menggunakan cairan NaCI 0,9%, dalam keadaan ini kemungkinan pasien akan berteriak kencang karena rasa nyeri yang di rasakan.
  • Setelah kondisi luka bersih segera berikan disinfektan.
  • Perawatan luka lecet seperti ini adalah jenis perawatan luka terbuka, namun walaupun luka dalam keadaan terbuka harus di jaga selalu dalam keadaan bersih.
  • Hindari penggunaan Iodine salep pada luka lecet seperti ini karena hanya akan menjadi sarang bagi kuman penyakit.

2. Luka Tusuk (Vulnus Punctum)
Luka tusuk biasanya terjadi karena benda yang terbuat dari bahan logam. Yang harus kita perhatikan pada luka tusuk ini adalah adanya bakteri clostidirum pada logam tersebut.

Cara penanganan luka tusuk ini adalah :
  • Jangan asal menarik benda yang menusuk bagian tubuh kita secara sembarangan karena bisa mengakibatkan terjadinya luka pada bagian yang lain. Menarik benda tersebut asal - asalan juga bisa mengakibatkan putusnya pembuluh darah kita.
  • Setelah benda yang menusuk tersebut di cabut maka selanjutnya kita bisa membersihkan luka dengan H2O2.
  • Setelah bersih segera berikan desinfektan.
  • Kemudian tutup bagian luka yang berlubang tadi dengan kain kasa, namun berikan aliran udara pada luka tersebut, sehingga cara menutup lukanya juga perlu kehati - hatian kita.
3. Luka Kontusiopin (Vulnus Contussum)
Adalah jenis luka memar pada bagian tubuh kita. Luka memar tidak di perbolehkan untuk di urut - urut ataupun di tekan - tekan karena malah bisa merusak jaringan pembuluh darah kita.

Cara penanganannya sangat sederhana yaitu dengan mengkompres luka memar tersebut dengan air dingin, karena air dingin tersebut bisa menyebabkan Vasokontriksi pembuluh darah, sehingga nantinya bisa memampatkan pembuluh - pembuluh darah yang robek.

Demikianlah artikel tentang jenis kecelakaan yang sering terjadi dan juga cara penanganannya.

Pada artikel selanjutnya kita akan lanjutkan dengan beberapa jenis luka yang lain dan bagaimana cara penanganannya .

Silahkan baca disini

Post a Comment

0 Comments