Kumpulan Artikel Tentang Kesehatan | Peralatan Dan Obat - Obatan P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan)


Source picture : pixabay

Artikel ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya mengenai Pengertian dan tujuan dari P3K maka Pada artikel lanjutan kali ini kita akan membahas tentang peralatan P3K dan beberapa macam jenis obat P3K dan cara penggunaannya.

Peralatan P3K Dan Obat - Obatan Serta Cara Penggunaannya

Setiap peralatan dan obat-obatan yang terdapat di dalam kotak P3K mempunyai fungsi dan kegunaannya masing - masing. Peralatan dan obat - obatan tersebut di pergunakan untuk memberikan pertolongan pertama kepada korban kecelakaan atau serangan penyakit sebelum korban mendapatkan perawatan lebih lanjut dari tenaga medis atau dokter.

Berikut ini adalah daftar peralatan standar yang ada dalam P3K, yaitu :

1. Kain Perban
Terdapat dua (2) macam ukuran kain perban dalam P3K yakni ukuran 10 cm dan ukuran 5 cm. Fungsi dari kain perban tersebut adalah untuk membalut luka yang di derita korban setelah luka tersebut di tutup dengan kain kasa yang steril.

2. Kain Kasa Steril 
Fungsi dari kain kasa steril adalah untuk menutup luka yang di derita korban setelah luka tersebut di bersihkan. Cara penggunaannya adalah lipat kain kasa tersebut sesuai dengan ukuran lebar luka yang di alami korban. Kemudian kain kasa tersebut di rekatkan dengan menggunakan plester supaya tidak lepas.

3. Plester
Ukuran yang biasa di pakai dalam P3K adalah plester yang berukuran 1,25 cm. Fungsi dari plester tersebut adalah untuk merekatkan kain kasa yang menutupi luka agar tidak lepas.

4. Plester Cepat
Plester cepat di pakai untuk menutupi luka kecil dengan cepat dan praktis. Biasanya pada plester cepat ini sudah terdapat bagian kain kasa di sebelah dalamnya. Contoh merek plester cepat yang banyak di pasaran adalah Hansaplast dan Handiplast.


Source picture : pixabay

5. Kain Segitiga / Mittela
Kain Mittela ini di gunakan untuk membalut luka yang ada di bagian kepala korban. Kain mittela ini juga bisa di pergunakan untuk membalut luka gendongan pada tangan korban.

6. Kapas 
Fungsi dari kapas adalah untuk membersihkan luka yang di alami korban. Setelah pembersihan selesai pastikan bagian kapas tidak ada yang tertinggal pada luka tersebut.

7. Gunting
Gunting di gunakan untuk memotong kain kasa agar sesuai dengan ukuran luka korban.

8. Peniti
Fungsi dari peniti adalah untuk merapihkan balutan luka yang di alami korban.

9. Sarung Tangan Sekali Pakai (Sepasang)
Sarung tangan berfungsi untuk mencegah agar tidak terjadi kontak langsung antara korban dengan orang yang memberikan pertolongan. Fungsi yang lain adalah mencegah terkena bahan kimia jika luka yang di alami korban akibat dari terkena bahan kimia.

10. Masker
Fungsi masker adalah untuk melindungi pernafasan baik korban maupun orang yang memberikan pertolongan. Secara standar masker yang baik adalah yang menutupi bagian mulut dan hidung dengan baik.

11. Pinset
Pinset di gunakan untuk mengambil benda medis yang steril. Fungsi yang lain adalah untuk mengambil benda dan kotoran yang terdapat pada luka korban.

12. Lampu Senter
Lampu senter berfungsi untuk memperjelas ketika melihat luka korban supaya lebih detail. Fungsi lainnya adalah untuk mengecek pupil mata dari korban. Jika pupil mata melebar atau antara pupil mata kanan dan kiri tidak sama itu artinya korban benar - benar pingsan. Tetapi jika pupil mata mengecil ketika di sinari itu artinya korban masih dalam keadaan tersadar.

13. Gelas Cuci Mata
Di gunakan untuk membersihkan mata korban. Caranya isi gelas dengan air bersih kemudian tempelkan pada mata korban. Minta korban untuk membuka mata lebar - lebar dan mengedip - ngedipkan matanya. Hal ini agar kotoran yang masuk ke mata bisa keluar dan terbawa oleh air. Pun juga bila mata terkena bahan kimia maka bahan kimia tersebut juga bisa terbawa oleh air tersebut.

Obat - Obatan Standar P3K

Ada dua kategori obat - obatan dalam P3K yakni obat - obat  luka ringan dan obat pencuci luka.

1. Obat - Obatan luka Ringan

Jenis obat luka ringan antara lain : Obat merah (Mercurochroom) dan Betadine.
Cara memakainya adalah sebagai berikut:
Bersihkan luka dengan obat pencuci luka atau air bersih terlebih dahulu. Setelah itu oleskan obat tersebut pada bagian luka.
Kegunaan dan manfaatnya adalah untuk mempercepat proses penyembuhan pada luka ringan yang di alami korban, misalnya tersayat benda tajam seperti silet, cutter maupun yang lainnya. Selain itu untuk menghindarkan luka agar tidak terkena infeksi.

2. Obat Pencuci Luka

Jenis obat pencuci luka antara lain :
  • Aquades, merupakan larutan saline dan di pergunakan untuk membersihkan bagian mata dari kotoran, bisa juga di pakai untuk membersihkan bagian luka yang lain.
  • Alkohol 70%, di pergunakan sebagai bahan antiseptik luka pada korban, bisa juga di pakai rangsangan bau pada korban yang pingsan agar cepat tersadar.
  • Obat luka bakar, terdiri dari beberapa macam jenis seperti Bioplacenton, Salep minyak ikan, Lidah buaya. Cara menggunakannya adalah bersihkan luka terlebih dahulu, kemudian oleskan obat tersebut pada bagian luka bakar secara merata. Jika memakai lidah buaya, patahkan bagian lidah buaya kemudian oleskan bagian yang berlendir secara merata pada luka bakar korban. Tujuannya adalah untuk mempercepat penyembuhan pada luka bakar tersebut.
Demikianlah artikel tentang peralatan, obat P3K dan cara penggunannya. Semoga berguna bagi kita ketika memberikan pertolongan kepada korban kecelakaan.

Post a Comment

0 Comments